Cari File Download Firmware Gratis

Cara Flash Android

Cara Flash Android – Sekarang ini Android benar-benar telah menguasai pasaran sistem operasi ponsel cerdas di dunia di samping iPhone tentunya dan khusus untuk di Indonesia pemasarannya benar-benar merakyat, sehingga mulai dari kota sampai ke pelosok orang-orang sudah memilih Android sebagai ponsel untuk menemani kehidupan komunikasi dan sosial mereka.

Admin saja yang kerjaan offline nya sebagai teknisi ponsel mayoritas masuk servisan adalah Android dan untuk hp yang simpel untuk sms dan telpon biasanya masih menggunakan Nokia atau hp china yang bandroll harga perdana-nya yang cuma Rp 100.000, dan tentunya ini salah satu pertanda kalau Android memang banyak digunakan oleh masyarakat sekarang ini.

Karena pemakaian Android banyak sekali di masyarakat maka tentu saja berbanding lurus dengan kerusakan yang terjadi, untuk itulah bermunculan tutorial cara untuk memperbaiki kerusakan Android ini agar end user dapat mencoba memperbaikinya sendiri sebelum datang ke pusat servis hp. Dan secara garis besar keruskan Android dibagi dua, yaitu; kerusakan hardware dan kerusakan software.

Penjelasan cara flash android dari ABIHP.

Kerusakan Android

Untuk mudahnya secara garis besar kerusakan Android ada 2 macam, yaitu; kerusakan hardrware dan kerusakan software.
Kerusakan hardrware yaitu kerusakan yang terjadi atau disebabkan oleh perangkat keras hp itu sendiri baik itu karena terjatuh, kehujanan, tertindih, atau lainnya.
Sedangkan kerusakan software adalah kerusakan yang terjadi atau disebabkan oleh perangkat lunaknya, yang dicontohkan pada tabel di bawah ini.

Kerusakan hardware

Kerusakan software

Pecah lcdBootloop
Logo headsetLupa kode pola
Sinyal hilangLupa sandi
Retak touchscreenFRP (factory reset protection)
Matot / mati totalHank logo
Water damageRestart
Tidak bisa ngecasImei Null
Ngecas tapi tidak menyimpanHanya panggilan darurat
KonsletImei certificate fail
Tidak Baca SIMMatot karena software
Tidak Baca MemoriBlank
Rusak tombol powerFastboot
Kamera errorSinyal semu
Baterai DropOdin Mode

Khusus untuk halaman ini membicarakan cara perbaikan di bagian software dengan berbagai tool flashing yang sudah disediakan oleh vendornya masing-masing yang bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan dan error umumnya yang terjadi.

Sedangkan untuk kerusakan yang lebih kompleks lagi maka anda perlu menggunakan tool tambahan bahkan harus membeli box flasher yang cocok dengan ponsel anda, dan ini biasanya sudah dimiliki oleh para teknisi ponsel.
Salah satu cara perbaikan yang sudah dikenal umum para pengguna Android adalah proses flashing hp dengan menggunakan tool, driver, serta firmware yang cocok dan sesuai dengan smartphone yang akan diflash.

Pengertian Flash HP

Menurut istilah ABIHP flash hp adalah proses instalasi sistem operasi untuk menjalankan perangkat telekomunikasi yaitu ponsel. Secara khusus untuk Android adalah proses instalasi OS Android pada smartphone.

Proses flash merupakan tahap lanjutan dari usaha memperbaiki kerusakan dan error software pada Android yang apabila masih tidak bisa diatasi dengan cara hard reset lewat recovery.

Fungsi Flash Android

Kita melakukan proses flashing ini adalah untuk benar-benar menghilangkan dan menghapus data serta setelan dari OS lama yang terinstal sebelumnya kemudian mengganti dengan OS baru sesuai dengan versi firmware yang kita masukkan ke smartphone tersebut.

Tujuan Flash

Biasanya orang melakukan flash adalah untuk mengatasi kerusakan dan error pada software sistem operasi Android ini yang menunjukkan bug, kesalahan dan kegagalan muat aplikasi dari suatu ponsel, dan untuk kerusakannya sendiri sudah disebutkan di awal artikel ini.

Dan proses flash ini merupakan langkah selanjutnya yang harus diambil apabila sebelumnya kita sudah mencoba untuk memperbaikinya dengan melalui cara hard reset lewat menu recovery dan ternyata tidak membuahkan hasil.

Bahaya Flash Android

Jika anda melakukan proses flashing pada hp anda maka tentu saja ada hal-hal yang harus anda tanggung, antara lain;
  1. Garansi akan batal, proses flash menyebabkan garansi tidak berlaku lagi bagi ponsel anda yang biasanya garansi ini diberikan dalam rantang waktu selama 1 tahun ke depan dimulai dari saat pembelian ponsel tersebut dari toko. Dan apabila terjadi kerusakan software sebelum lewat 1 tahun kita bisa klaim garansi, tetapi kalau sudah pernah di flash hpnya maka garansi tidak akan diberikan kepada anda dan anda harus membayar ongkos untuk perbaikannya.
  2. Seluruh data pengguna hilang. Tentu saja proses flashing akan menghapus seluruh data pengguna yang pernah disimpan sebelumnya, seperti;
    • Kontak
    • SMS
    • Email
    • Foto
    • Video
    • Musik
    • file download
  3. Pengaturan kembali standar. Berikutnya seluruh pengaturan dari setelan ponsel yang pernah anda buat sebelum diflash akan direset ke pengaturan pabrikan lagi. Contoh;
    • Alarm
    • Kalender
    • Pengingat
    • Setelan notifikasi
    • Setelan backup
    • UI ponsel
  4. Menghapus semua akun. Semua akun yang pernah dimasukkan ke Android juga akan terhapus seperti;
    • Akun Google
    • Whatsapp
    • Samsung Account
    • Mi Account
    • Facebook
    • Twitter
    • Gmail
    • dan lainnya
  5. HP Bisa Mati. Jika ada kesalah prosedur saat melakukan proses flashing, maka bisa menyebabkan ponsel anda bisa tambarh rusak bahkan menjadi mati total. Tetapi tenang saja, anda bisa membawanya ke pusat servis untuk memperbaikinya. Contoh penyebab hp tambah rusak ketika diflash
    • Salah file flash, anda menggunakan file flash atau firmware yang tidak sama dengan tipe yang anda gunakan.
    • Kabel usb yang jelek, ketika proses berlangsung tiba-tiba proses flashing terhenti dan penyebabnya karena putus hubungan dari pc ke ponsel anda disebabkan koneksi kabel usb yang buruk menyebabkan ponsel bisa mati.
    • Baterai kosong. Pada beberapa tipe smartphone untuk proses flashingnya memerlukan batrai yang tetap terpasang dan berisi di ponsel anda sebagai sumber tenaga selain dari arus yang masuk dari kabel usb. Jika bateri kosong di tengah proses flash maka bisa menyebabkan proses terhenti.

Pembagian Cara Flash Secara Umum

Untuk proses cara flash secara umunya dibagi menjadi 2 bagian berdasarkan kata kunci yang muncul dari Mesin Pencari Google, yaitu; Cara flash dengan PC dan Cara flash tanpa PC.

Cara Flash Android dengan PC

Cara flash dengan pc maksudnya kita melakukan proses flashing dengan menggunakan pc/ laptop sebagai media eksekutornya, jadi kita memerlukan komputer, driver usb yang cocok untuk hp yang akan diflash, dan firmware yang sesuai untuk hp yang akan dikerjakan, dan satu lagi yaitu kabel data usb untuk penghubung dari komputer ke hp.

Cara Flash Android dengan PC kita bagi 2 lagi, yaitu;

  1. Cara Flash dengan box flasher
  2. Cara Flash tanpa box flasher

Alat dan File yang diperlukan Untuk Flash Android dengan PC

  1. Komputer
  2. Kabel data usb
  3. USB Driver
  4. Flash tool
  5. Firmware
NoNama ToolChipsetVendorFirmware
1SP FlashtoolMediatekMediatekScatter
2SPD FlashtoolSpreadtrumSPDPAC
3ODINSamsungSamsungTAR
4Qualcomm Fastboot Upgrade ToolQualcomm
5QGDP ToolCBP Firmware
6Asus Zenfone FlashtoolASUS
7QPST Flashtool
8Mi Flash ToolXiaomiGDrive
9Z3x Samsung ToolSamsung

Cara Flash Android Tanpa PC

Cara flash Android tanpa PC adalah proses flash hp tanpa memerlukan komputer sebagai media eksekutornya, sebagai penggantinya kita menggunakan kartu memori micro sd sebagai media untuk menyimpan file flashnya, dan untuk melakukan proses flashnya dengan masuk ke mode recovery baik itu dengan recovery bawaan android atau dengan menggunakan twrp.

Alat dan File yang diperlukan untuk Flash Android Tanpa PC

  1. Micro SD
  2. File Flash
  3. Mode Recovery / TWRP
Demikianlah penjelasan secara garis besar cara melakukan proses flashing pada Android beserta dengan tool yang diperlukan untuk melakukan proses flash tersebut, semoga bermanfaat.Terima kasih untuk menyempatkan diri membagikan artikel ini dengan menekan tombol share di bawah ini.

Share Yuk

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *