Fakta Terbaru Bansos Ibu Hamil, Simak Cara Daftar dan Persyaratannya!

Bansos ibu hamil masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Keluarga miskin yang mempunyai ibu hamil terdata ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Keluarga miskin yang mempunyai komponen ibu hamil diharapkan menjadi salah satu anggota Program Keluarga Harapan tahun 2021.

Baca Juga : Bantuan Pasti Cair Di Bulan Maret

Sehingga perlu adanya evaluasi serta pembaharuan mengenai data-data penerima bansos (bantuan sosial) melalui musyawarah.

Musyawarah tersebut dapat memperoleh data penerima yang telah mampu atau penerima yang graduasi atau yang sudah mempunyai UMKM. Dari beberapa hal yang wajib diketahui, berikut adalah fakta-fakta terbaru untuk anda:

Baca Juga : Bantuan Listrik Gratis

Cara mendapatkan bansos ibu hamil atau sebagai penerima PKH untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Selama proses kehamilan, wajib melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan 4 kali, yaitu pada usia kehamilan 0-3 bulan, 4-6 bulan, serta usia 7-9 bulan.
  • Saat pemeriksaan kehamilan, ibu memperoleh suplemen dalam menjaga kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Jika melahirkan, ibu wajib mendapatkan pertolongan di faskes (fasilitas kesehatan).
  • Calon penerima wajib mempunyai KPS (Kartu Perlindungan Sosial).
  • Jika calon penerima belum mempunyai KPS, maka bisa mengajukan permohonan ke RT/RW dan disampaikan ke kelurahan.
  • Jika memang layak menjadi calon penerima bansos, maka kepala desa akan melapor ke kecamatan.

Baca Juga : Bantuan Langsung Tunai

Untuk dapat menjadi penerima bantuan melalui bansos ibu hamil ini, dapat anda ikuti dengan beberapa kriteria atau persyaratan sebagai berikut:

  • Masuk dalam Kategori Keluarga Miskin atau Keluarga Tidak Mampu. Program ini menyasar untuk para keluarga yang tidak mampu. Jadi, anggota PKH adalah keluarga miskin dan juga yang rentan terdaftar dalam DPT Program Penanganan Fakir Miskin yang memenuhi komponen ibu hamil/menyusui, anak usia 0-6 tahun.
  • Bansos untuk ibu hamil adalah komponen ibu hamil pertama atau hamil kedua.

Cara Mendaftar di DTKS

  1. Pendaftaran dilakukan secara offline atau melalui pihak penanggung jawab KPM (Keluarga Penerima Manfaat), misalnya ke RT/RW atau ke kelurahan/desa.
  2. Setelah proses pendaftaran, akan memperoleh surat pemberitahuan yang isinya teknis pendaftaran ke tempat yang telah ditentukan.
  3. Selanjutnya, anda bisa membawa atau melengkapi data diri lengkap seperti KTP, NIK, KK, dan kode unik keluarga dalam data terpadu.
  4. Data yang telah lengkap akan diproses oleh HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), kantor desa, kantor kabupaten/kota.
  5. Setelah verifikasi berhasil, nantinya akan dibuatkan rekening bank dan juga menerima KKS (Kartu keluarga Sejahtera).

Pengecekan keanggotaan DTKS dapat anda lihat dari laman resmi dtks.kmensos.go.id atau dengan mengakses aplikasi SIK-Dataku.

Situs atau web resmi tersebut juga bisa untuk mengecek apakah penerima bansos ibu hamil termasuk ke dalam daftar keluarga yang masuk ke dalam DTKS atau tidak.